MASIH BERPIJAK

Semisal kau hakimi sgala putusanku, 
jadikannya lemah berpijar rambahi makna
ataupun hunuskan petuah-petuah pusaka
letupan-letupan itu kan tetap ada
pada paduan bulir ranum yang titiskan buah-buah pada pohonNya

Karena...

Sebagai angin aku tak selayaknya tertawan
Sebab hembus kebebasan senantiasa tiupkan keniscayaan
Sebagai api pun aku tak sepatutnya terpadamkan
Sebab nyalaku adalah penerang jagad kehampaan
Sebagai salju pun aku tak sepantasnya terlelehkan
Sebab dinginku merupakan jalan tuk bekukan penindasan

Tapi mungkinkah sebagai sang waktu aku tertembus pijak langkah
Yang selalu mereka lekatkan atas nama buah manis kebijaksanaan?


*****






Tentang Penulis:

Nama Pena   : Pejuang Sastra
Situs       : Media Sastra
Jenis Karya : Puisi



No comments :